Tolitoli,.Sulteng – Semangat gotong royong dan sinergitas antara TNI, Pemerintah Daerah, serta masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Beton Garuda Merah Putih Kodim 1305/BT infrastruktur yang memiliki nilai strategis sehari hari bagi kehidupan warga kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan Kabupaten Toli-Toli
Kebahagian warga terpancar setelah acara peresmian Jembatan Garuda Merah kodim 1305/BT diresmikan oleh sekretaris Daerah Moh. Asrul Bantilan, S.Sos..di dampingi oleh Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P., dan Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, S.H., S.I.K., serta turut di saksikan Kapten Laut (PM) Suhartono, Dandenpomal Lanal Tolitoli; Rafi Saputra, S.H., Kepala Subseksi 1 Bidang Intelijen; Andi Irmayani Azis, S.STP., Camat Baolan; Ade Irma A. Datu, Lurah Tuweley, serta unsur masyarakat dan personel Kodim 1305/BT.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P., menyampaikan bahwa peresmian Jembatan Beton Garuda Merah Putih menjadi momentum penting,karena pembangunan jembatan ini berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat terhadap akses transportasi yang aman, kokoh dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sebelumnya, kata Dandim, jembatan yang berada di lokasi tersebut telah pernah dibangun, Namun seiring berjalannya waktu, konstruksi jembatan mengalami kerusakan sehingga kondisi tidak lagi layak untuk di pergunakan untuk kelancaran mobilitas masyarakat.
“Keadaan jembatan sebelumnya tidak layak digunakan lagi, hal inilah yang menjadi perhatian Kodim 1305/Bt bersama pemerintah Daerah untuk membangun kembali jembatan yang merupakan salah satu akses penting bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari,” Ucap Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P.,
Lanjut ia menjelaskan pembangunan kembali Jembatan Beton Garuda Merah Putih menjadi langkah strategis untuk menghadirkan sarana penyeberangan yang lebih kuat dan layak digunakan.
“Kehadiran jembatan baru ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperlancar pergerakan orang, kendaraan demo kebutuhan masyarakat dari dan menuju kawasan sekitar,” bebernya.
Dihadapan para Tamu undangan, Orang nomor Sato Di Kodim 1305/BT menjelaskan, Proses pembangunan jembatan beton Garuda Merah Putih ini menjadi gambaran nyata kuatnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat.
“Semangat gotong royong yang terbangun dalam proses pembangunan menjadi kekuatan utama kodim 1305/BT sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai tahap penyelesaian,” Imbuhnya.
“TNI AD bersama jajaran pemerintah daerah terus menunjukkan komitmen dalam mendorong terwujudnya berbagai kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi kepentingan masyarakat. Pembangunan Jembatan Beton Garuda Merah Putih merupakan bagian dari semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang diwujudkan melalui karya nyata di tengah masyarakat,” Katanya.
Jembatan ini kata Dandim, dibangun dengan struktur beton yang kokoh dengan tujuan memberikan daya tahan yang lebih baik dibandingkan konstruksi sebelumnya.
Dengan konstruksi yang lebih kuat, jembatan diharapkan mampu menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang serta memberikan kepastian akses bagi para pengguna jalan.
Dalam konteks pembangunan wilayah, keberadaan infrastruktur seperti jembatan memiliki peranan penting. Selain menjadi penghubung antarkawasan, jembatan juga menjadi bagian dari urat nadi aktivitas ekonomi, sosial, pendidikan dan pelayanan masyarakat.
Setelah diresmikan Jembatan Beton Garuda Merah Putih, masyarakat kini memiliki akses penyeberangan yang lebih aman dan layak. Mobilitas warga diharapkan menjadi semakin lancar, khususnya bagi masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut untuk bekerja, berdagang, bersekolah maupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya.
Dari sisi perekonomian, keberadaan jembatan juga memiliki arti penting dalam memperlancar distribusi hasil bumi, hasil pertanian dan berbagai komoditas masyarakat. Akses transportasi yang lebih baik dapat mempercepat pergerakan barang serta memperlancar hubungan perdagangan antarwilayah.
Tidak hanya sektor ekonomi, pembangunan jembatan juga memiliki dampak terhadap akses pendidikan dan kesehatan. Anak-anak sekolah dapat melintasi jalur tersebut dengan lebih aman, sementara masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat menjangkau fasilitas pelayanan publik dengan akses yang lebih mudah.
Selain itu, jembatan ini turut memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah Kelurahan Tuweley dan sekitarnya. Infrastruktur yang baik akan menciptakan hubungan yang semakin erat antara satu kawasan dengan kawasan lainnya, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Peresmian Jembatan Beton Garuda Merah Putih juga menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga tentang kebersamaan, kepedulian dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.
Sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Setiap tahapan pembangunan yang dilaksanakan mencerminkan adanya kebersamaan dalam menciptakan lingkungan dan fasilitas publik yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, keberadaan Jembatan Beton Garuda Merah Putih diharapkan dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama oleh seluruh masyarakat. Perawatan infrastruktur secara berkelanjutan menjadi bagian penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat terus digunakan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. **
Jembatan Beton Garuda Merah Putih Kodim 1305/BT Kelurahan Tuweley Diresmikan









