Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dinas ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tengah mengelar Gerakan pangan murah dan gerakan makan sayur dan buah dikantor bertempat dikantor Dinas ketahanan pangan (DKP) Kabupaten Tolitoli, Rabu (15 Mei 2024) Pukul 10.30 WITA.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekertaris Daerah Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, Ir. H. Iskandar nonji, St. Mm (Kadis ketahanan pangan prov. Sulteng), Ir. Sarianto, M.si (Kabid konsumsi dan penganekaragaman pangan dinas pangan prov. Sulteng), Moh tang H. Yahya (Kadis ketahanan pangan), Pelda Arsyad Ismail (Bati sterdim 1305/BT) mewakili Dandim 1305/BT, Ipda Ismail (Pama polres Tolitoli), Hi. Muh. Nasir Dg. Maromo S. sTP (Kadis kesehatan Tolitoli), Herman Majid (Kadis perkebunan dan peternakan), Nurlely Isol, SH (Kadis Perdagangan), Elyah Sagala, SP (kadis tanaman pangan dan holtikultura), Dr. Ir. Hj. Nursidah Kasim, MM (Rektor Universitas Madako Tolitoli) dan Para tamu undangan.
Kepala dinas ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tengah Ir. H. Iskandar nonji, St. Mm dalam sambutanya mengatakan Gerakan Pangan Murah ini merupakan Program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan secara serentak secara nasional guna menekan laju inflasi serta memastikan Ketersediaan Pasokan dan Harga Pangan yang wajar bagi masyarakat
“Masyarakat diminta untuk secara aktif memantau perkembangan harga pangan di masing-masing wilayah agar tidak terjadi gejolak yang menyebabkan munculnya ketidakstabilan,” harapnya.
Lanjut ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kebersamaan instansi, BUMN dan Distributor pangan dalam mewujudkan program utama Presiden RI agar kebutuhan pokok masyarakat bisa dipenuhi.
“Mudah-mudahan kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak yang dilaksanakan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu Sambutan Bupati Tolitoli yang dibacakan oleh sekda Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, S.Sos Mengatakan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai penunjang kesehatan. salah satu komponen penting dalam pola makan sehat adalah konsumsi buah dan sayur.
oleh karena itu, gerakan makan buah dan sayur yang kita canangkan pada hari ini, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat masyarakat kabupaten tolitoli.
“Sebagaimana disebutkan dalam undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan mengamanatkan, bahwa pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganeka-ragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal, guna mewujudkan hidup sehat aktif dan produktif. kabupaten tolitoli merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan pertanian yang potensial sehingga suplay kebutuhan pangan penduduknya bisa dipenuhi dari produksi dalam daerah,” ungkapnya.
Ia berharap gerakan makan buah dan sayur ini tidak hanya sebatas kampanye tetapi harus menjadi bagian dari gaya hidup kita sehari-hari.
Untuk itu, “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah swasta organisasi kemasyarakatan hingga keluarga-keluarga di rumah untuk turut berpartisipasi aktif dalam gerakan ini,” Ajaknya.
Lebih jauh kata Asrul, Bupati Tolitoli juga berpesan kepada dinas ketahanan pangan kabupaten tolitoli agar dapat terus melakukan sosialisasi dan edukasi serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan akses yang mudah dan terjangkau terhadap buah dan sayur.
“Saya juga mengapresiasi upaya dinas ketahanan pangan yang telah merancang berbagai program dan kegiatan yang kreatif dan edukatif dalam rangka mensukseskan gerakan ini. semoga upaya kita bersama ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat kabupaten tolitoli,” pungkasnya.
Diakhir kegiatan menurut Moh. Asrul Bantilan juga dilakukan Launching gerakan makan buah dan sayur dan Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang disambut antusias oleh masyarakat.
“Dalam pangan murah kali ini di sediakan Beras, Telur, Minyak Goreng, Gula Pasir, Bawang Merah, Bawang Putih, Tomat, Cabai, dan segala macam sayur-sayuran, Makanan kemasan produk local serta produk pangan lainnya,” tuturnya.
“Kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai langkah mengendalikan inflasi, Kepastian ketersediaan Pasokan dan Harga Pangan ini merupakan aksi langkah nyata, dalam mengendalikan inflasi di daerah. Dan melalui kegiatan ini masyarakat dapat menikmati harga murah dari Distributor, Peternak dan Petani,” pungkasnya. ***









