Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam rangka menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta menindaklanjuti surat kepala dinas Perindustrian dan peradangan Provinsi Sulawesi Tengah, Kanwil BULOG Sulawesi Tengah melaksnakan Operasi Pasar di wilayah kabupaten Tolitoli selama dua hari, terhitung sejak tanggal 10 Hingga 11 Juli 2024, yang di gelar di halaman Mako TNI Angkatan Laut Tolitoli.
Pimpinan Cabang Perum BULOG Tolitoli A.B Mukti Wibowo yang dikonfirmasi media ini menjelaskan Operasi Pasar murah yang dilaksanakan hari ini untuk menindak lanjuti surat dari dinas peradangan kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok.
Dimana Kata A.B Mukti Wibowo, sesuai dengan surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Sulawesi Tengah bahwa pergerakan harga barang kebutuhan masyarakat dikabupaten Tolitoli dan sekitarnya mengalami peningkatan.
“Inflasi di wilayah kabupaten Tolitoli sesuai surat yang di sampaikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Sulawesi Tengah inflasi mencapai 5,94% (y on y) dengan Indek Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,94,” ungkap Pinca Bulog, Rabu (10/07/2024).
Lanjut ia juga menuturkan sesuai dengan surat tersebut, Kanwil BULOG Sulawesi Tengah melalui Perum Bulog Tolitoli terus bersinergi dan berpartisipasi aktif pada setiap kegiatan Operasi Pasar/pasar murah yang di lakukan oleh pemerintah daerah.
“Jadi keikutsertaan BULOG Tolitoli dalam operasi pasar dan pasarurah ini kami menyiapkan berbagai macam jenis barang, mulai dari Beras Premium dibandrol dengan harga 50.000/5kg, Terapung Terigu 7000/Kg, Gula pasir 13.000/kg, dan Minyak kita premium 13.000/liter,” Bebernya.
Diakhir A.B Mukti Wibowo mengharapakan kepada seluruh masyarakat Tolitoli agar dapat memanfaatkan Operasi Pasar/Pasar murah dengan sebaik-baiknya yang di laksanakan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinas perdagangan kabupaten Tolitoli.
“Ayo segera datang kelanal Tolitoli dan manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok Masyarakat (Bapok) dengan harga terjangkau, dibawah dari harga pasaran,” pungkasnya. ***









