Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Semester ke II Tahun Anggaran 2022 lanal Tolitoli menggelar kegiatan bintahwilmar di pulau lutungan kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, Selasa (29/11/2022) pagi.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tolitoli Letkol Laut (P) Suharto S.E M. Tr Opsla meninjau langsung perakitan media transplantasi terumbu karang sekaligus melihat secara langsung peletakan tranplantasi terumbu karang.
Kegiatan tersebut turut diikuti oleh masyarakat pulau lutungan, Ibu ibu Jalasinastri dan seluruh unsur maritim, serta mahasiswa dan tokoh masyarakat.

Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Suharto S.E M. Tr Opsla menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka menumbuhkan bela negara bagi KUB Nelayan diwilayah kerja Lanal Tolitoli. Sekaligus melaksanakan transplantasi terumbu karang, diharapkan memberikan ruang pengembangan bagi masyarakat pesisir, dimana kegiatan ini merupakan program tahunan.
“Hari ini kita membuat 250 rak dimana masing masing rak terdapat 36 stek semuanya 9000 stek terumbu karang yang kita ditransplantasi. Diharapkan kedepan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan sehingga lingkungan laut disekitar Tolitoli dapat terjaga, dan dapat dijadikan objek wisata serta tumbuhnya ekonomi bagi masyarakat Tolitoli khususnya untuk masyarakat di pulau lutungan,” Ungkap Danlanal.

Lanjut Danlanal menuturkan yang terpenting dari semuanya adalah kesadaran kita masing-masing untuk menyelamatkan salah satu sumber daya alam yang sangat bermanfaat ini, bukan hanya tugas pemerintah, masyarakat, namun seluruh warga bangsa Indonesia.
“Sebelumnya, kita juga telah melakukan kegiatan bintahwilmar di beberapa tempat. hal ini karena mulai rusak, serta kurangnya terumbu karang, sehingga bisa terjadi minimnya ikan. setelah beberapa tahun berikutnya kita telah melaksanakan penanaman terumbu karang ini, beragam jenis ikan sudah mulai banyak disekitar terumbu karang tersebut,” jelas.
“Pelaksanaan Bintahwilmar Semester II ta. 2022 tersebut selaras dengan Perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, yang salah satunya menekankan pada aspek pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan profesional, serta tangguh menghadapi segala ancaman,” Pungkasnya. ***








