Tolitoli Sulteng| Kabartoday.id – Upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat di bidang teknologi informasi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli melaksanakan kegiatan lokakarya literasi digital 2025, Selasa (12 Agustus 2025) Pukul 08.30 WITA bertempat di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli.
Kegiatan yang berlangsung selama 1 (satu) hari dan di ikuti oleh 100 peserta perwakilan dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum tema “Menguatkan Literasi Digital Membangun Generasi Cerdas dan Tangguh di Era Teknologi.” dan di buka secara resmi oleh Bupati Tolitoli H. AMRAN Hi. YAHYA dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kab.Tolitoli LELY HUSNA BANTILAN, S.Sos.,MM, Forkopimda Kab. Tolitol, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Stasiun LPP RRI Tolitoli, Lurah Kelurahan Panasakan serta Pegiat Literasi Digital.
Bupati Tolitoli Hi. AMRAN Hi. YAHYA dalam dambutanya menyampaikan pentingnya literasi digital di era transformasi digital saat ini, Kita tidak bisa menahan arus informasi yang begitu deras, kita harus membekali diri dengan pemahaman yang kuat agar mampu menyaring setiap informasi, menghindari berita Hoax, serta memanfaatkan teknologi untuk kemajuan diri dan daerah.
“Saya berharap, lokakarya ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun budaya literasi digital yang sehat, cerdas, dan produktif,” Kata Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip LELY HUSNA BANTILAN, S.Sos.,MM mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam membangun perpustakaan sebagai pusat transformasi digital dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat,.”Melalui lokakarya ini saya berharap perpustakaan bukan hanya sebagai tempat penyimpanan buku tetapi sebagai pusat informasi berbasis teknologi yang mampu menjangkau masyarakat secara luas dan merata termasuk di daerah-daerah terpencil,” Kata LELY HUSNA BANTILAN.
Dalam kegiatan lokakarya ini kata LELY HUSNA BANTILAN, juga menghadirkan narasumber berkompeten dibidang literasi digital, teknologi informasi, dan pengembangan konten digital. Materi yang disampaikan meliputi teknik memilah informasi yang benar, memahami etika digital, dampak psikologis penggunaan teknologi, serta strategi penguatan konten literasi digital berbasis kearifan lokal.
Selain pemberian materi, lokakarya ini juga menyediakan ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta. Diharapkan, melalui kegiatan ini, akan lahir ide-ide kreatif dan inovatif dalam pemanfaatan teknologi digital untuk kemajuan daerah.
“Saya berharap Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Toli-Toli yang melek digital, berdaya saing, dan mampu berkontribusi positif dalam pembangunan daerah. Kegiatan lokakarya literasi digital ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta dan masyarakat Kabupaten Tolitoli,” Tutupnya. ***









