Tolitoli ,Sulteng | Kabartoday.id – PT. PLN ( Persero) UP3 Tolitolii sosialisasikan rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kilo Volt (kV) yang akan menghubungkan wilayah Tambu dan Bangkir.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama pemerintah daerah Tolitoli pada Selasa (13/8) pukul 13.30 WITA di Aula Suwot Pollimpungan, Kantor Bupati Tolitoli dan turut dihadiri Bupati Tolitoli, H. Amran H. Yahya, Sekretaris Daerah Moh. Asrul Bantilan, S.Sos., Asisten Pemerintahan dan Kesra Moh. Dzikron, S.H., M.Si., Manager PT. PLN Persero Wilayah Sulawesi Tengah, serta jajaran, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Perhubungan, BPMPD, Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Pertanahan, camat dampal selatan dan kepala desa yang wilayahnya akan dilintasi jaringan SUTT.
Manajer PT. PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Tengah, Kadri, menyampaikan bahwa pembangunan SUTT 150 kV Tambu–Bangkir merupakan bagian dari program strategis Nasional untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Tolitoli.
“Dengan adanya jaringan ini, kami berharap kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri dapat terpenuhi secara lebih stabil dan berkelanjutan,” ujar Kadri dalam sambutannya.
Ia menambahkan Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait manfaat, rute, dan potensi dampak dari pembangunan infrastruktur listrik ini.
“Ini merupakan langkah awal sebelum dimulainya kegiatan pembangunan, kami dari PT PLN Persero mengharapakan sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik sehingga dalam pelaksanaan kedepannya tidak ada hambatan yang berarti. Program nasional ini menjadi salah satu program strategis demi masyarakat,” Tutupnya.
Sementara itu, Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya, dalam sambutanya mengucpakan rasa syukur akan adanya pembangunan Jaringan Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt Tambu – bangkir beserta fasilitas pendukungnya.
“Saya berharap nantinya pembagunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dapat memperkuat pasokan listrik di Kabupaten Tolitoli dan wilayah sekitarnya,” Ucap Bupati.
Menurut Bupati, keberadaan SUTT di wilayah Tolitoli ini dapat membantu mengurangi potensi defisit daya listrik dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di daerah tersebut, sehingga pelayanan listrik hingga keseluruh pelosok dapat dapat dirasakan masyarakat.
“Jika pasokan listrik semakin handal, maka aktivitas industri, perdagangan, UMKM, dan layanan publik lainnya akan semakin terbantu. Hal ini tentu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah khususnya diwlayah kabupaten Tolitoli,” ujar Bupati Amran.
Bupati juga menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk dalam aspek sosial dan lingkungan, yang mana proyek SUTT 150 kV Tambu–Bangkir akan melibatkan 49 titik tower yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Tolitoli. Beberapa desa yang terdampak langsung antara lain Desa Kombo, Palakawe, Abajareng, Tampiala, Padumpu, Soni, Lempe, Bangkir, Puse, dan Dongko.
“Proyek yang direncanakan akan segera dimulai setelah seluruh proses administrasi dan teknis, termasuk tahapan pembebasan lahan, selesai dilaksanakan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, saya selaku pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap pembangunan jaringan listrik ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah serta mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Tengah,” Pungkasnya. ***









