Proyek Pembagunan Rehabilitasi Rumah Dinas Guru SDN Kabetan “Terancam Mangkrak”

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Proyek Pembagunan Rehabilitasi Rumah Dinas SDN Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli pada satuan kerja dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tolitoli terancam Mangkrak.

Pasalnya pekerjaan yang menelan Anggaran Rp. 199.716.910,78 hingga saat ini hanya menyisahkan Puing pusing pembongkaran Bangunan rumah dinas dan belum ada tampak progress pekerjaan konstruksinya dari bawah (Pondasi) belum juga dikerjakan.

“Ia iya pak, sejak bulan Agustus lalu rumah dinas guru dibongkar dan belum dikerjakan oleh pihak kontraktor, dan pondasinya saja belum ada, entah alasannya apa, namun yang jelas hingga saat ini proyek itu belum berjalan. Kasian guru kami yang bertugas di Kabetan, terpaksa menumpang tinggal di salah satu ruang kelas di sekolah,” ungkap Kepala Sekolah SDN Kabetan, Ulfaridah Madas kepada awak media, Selasa (15/10/2024) secara singkat.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar sekaligus PPK kegiatan, Ayatullah ST, yang dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan hari ini tim dari dinas dan Konsultan sudah turun lapangan untuk melihat secara langsung progres kegiatan rehabilitasi pembagunan rumah dinas SDN Kabetan.

“Iya Tim sudah turun ke lapangan untuk melihat secara langsung pekerjaan yang di kerjakan oleh pihak rekanan “Yoli”, jadi nanti kita lihat saja apa hasil tim dilapangan, ada kendala apa pihak rekanan belum melaksanakan pekerjaan,” Ungkapnya Rabu (16/10/2024).

Terkait isu belum ada progres kegiatan berlangsung Ayattullah menjelaskan Saat ini kami dari dinas sudah memanggil dan melakukan teguran secara lisan kepada pihak rekanan, untuk segera menyelesaikan pekerjaan sebelum masa kontrak berakhir.

“Nanti kita lihat pak, sampai Akhir bulan ini, jika pihak rekanan juga belum melaksanakan kegiatan tersebut, kami dari dinas akan mengambil alih pekerjaan tersebut dan menghitung progres yang sudah dilaksanakan, jika uang muka dan progres tidak sesuai makan kami akan meminta pihak rekanan untuk mengembalikan uang muka 25 persen yang telah di cairkan, tapi nanti kita lihat pekerjaan tersebut anggrannya bersumber dari DAK atau DAU,” katanya.

Ia menambahkan, terkait teguran atau Surat Peringatan Konstruksi
(SCM) secara tertulis belum kami layangkan, hal ini dikarenakan kami masih menjalankan aturan sesuai ketentuan kontrak yang ditanda tangani pihak perusahaan.

“Kami yakini semua pekerjaan pembagunan di dinas pendidikan akan selesai sesuai Kontrak dan kabupaten Tolitoli se-sulawesi tengah, Kabupaten Tolitoli yang tercepat, dan jika ada satu atau dua pekerjaan yang terlambat dari ratusan paket kegiatan itu hal yang biasa terjadi, tetapi sesuai dengan aturan pastinya dinas akan menjalankan denda 1 : 1000, tetapi sebelumnya denda di berlakukan nantinya kami akan lakukan teguran secara tertulis kepadaa pihak penyedia,” Pungkasnya.

Untuk diketahui, proyek rebah rumah dinas guru di Pulau Kabetan, Kecamatan Ogodeide yang dikerjakan oleh dengan nilai kontrak Rp 200.000.000. Perusahaan itu, melaksanakann tahapan kegiatan dengan uraian persiapan, pekerjaan tanah, pekerjaan pasangan, dinding, lantai dan plesteran, pekerjaan beton bertulang, pekerjaan kosen, pintu, jendela dan ventilasi, pekerjaan kap/kuda-kuda/gording/atap dan plafond, pasangan kunci dan alat penggantung, pekerjaan instalasi listrik, pengecetan, hingga sanitair.

Sedangkan anggaran proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tolitoli tahun 2024. Sedangkan tanggal pembuatan seperti yang tercantum dalam laman LPSE, dan tahap paket saat ini telah selesai (berkontrak).

Ketua LSM Bumi Bhakti Ahmad Pombang meminta Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera turun kelapangan dan menindaklanjuti keluhan kepala sekolah dan masyarakat Kabetan tersebut.

“Ini menyangkut kepentingan kemajuan pendidikan di daerah khususnya anak-anak di Pulau Kabetan, kalau proyek pendidikan saja tidak begitu diperhatikan, bagaimana kita bisa menghasilkan pendidikan yang berkualitas. Kami minta Dinas Pendidikan, bisa lebih Care,” pintanya. *** TIM ***

Pos terkait

banner 468x60