Tolitoli — Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah terus dilakukan aparat teritorial jajaran Kodim 1305/BT melalui keterlibatan aktif para Babinsa di lapangan. Seperti yang dilaksanakan Anggota Koramil 1305-10/Damsel, saat Babinsa Praka Ratiban turun langsung ke area persawahan milik warga di Desa Puse, Kecamatan Dampal Selatan, Kab. Tolitoli. Sabtu, 16/05/26.
Dalam kegiatan tersebut, Praka Ratiban melaksanakan Hanpangan bersama Bapak Bedu dengan melakukan pembajakan sawah seluas 30 are sebagai langkah awal persiapan musim tanam. Aktivitas yang berlangsung sejak pagi hari itu berjalan penuh semangat di tengah suasana kebersamaan antara Babinsa dan petani.
Pengolahan lahan menjadi salah satu tahapan penting dalam pertanian padi karena menentukan kesuburan tanah dan kesiapan lahan sebelum proses penanaman dimulai. Dengan pembajakan yang maksimal, kondisi tanah menjadi lebih baik sehingga tanaman padi nantinya dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang optimal.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian menjadi bentuk nyata perhatian TNI terhadap kehidupan masyarakat desa, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan daerah. Tidak hanya fokus pada tugas kewilayahan, Babinsa juga aktif menjalin komunikasi sosial dan memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat mengelola lahan pertanian mereka.
Praka Ratiban mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peranan penting dalam menunjang kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, keterlibatan Babinsa di lapangan diharapkan dapat memberi dorongan semangat kepada petani sekaligus memperkuat hubungan antara aparat teritorial dan warga binaan.
Di sela kegiatan, suasana akrab terlihat ketika Babinsa dan pemilik sawah saling bertukar cerita mengenai kondisi pertanian, cuaca, hingga harapan terhadap hasil panen mendatang. Kebersamaan seperti ini menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.
Bapak Bedu mengaku senang atas perhatian Babinsa yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan pertanian warga. Menurutnya, keterlibatan aparat kewilayahan memberi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus mengembangkan lahan pertanian mereka demi meningkatkan hasil produksi.
Koramil 1305-10/Damsel terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen, seluruh proses pertanian mendapat perhatian sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi yang terus terjalin antara Babinsa dan para petani, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Dampal Selatan semakin berkembang serta mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Tolitoli.
Semangat Babinsa dan Petani di Desa Puse Dalam Pengelolaan Sawah 30 Are









