korban tenggelam saat sedang melaksanakan tugas dengan melaksanakan tugas jaga pengontrolan atau pengawasan area penangkaran Mutiara milik PT.TOM di perairan laut Desa dungingis kecamatan Dakopemean.
“Korban Muhajir di temukan pada Minggu, 5 agustus 2018 sekitar jam 11.00 wita di perairan desa Dungingis kec.dakopemean kab.Tolitoli.kemudian pada jam 13.00 wita korban di bawah kerumah sakit umum mokopido untuk dilakukan Visum et refertum.
Muhajir Tenggelam ke laut diduga ke lelahan berenang akibat deras ombak pada saat akan menyelamatkan spead boat yang terbawa arus yang disebabkan tali pengikatnya putus di rumah apung” kata Kapolres Tolitoli, AKBP.M.Iqbal Alqudusy.SH.Sik, Minggu (5/8)
Kapolres Menjelaskan awal kejadian pada hari Kamis tgl 2 Agustus 2018 jam 06.00 wita korban bersama kedua rekannya Bernama Subhan (19), dan Dirman (18), sedang melaksanakan tugas jaga yakni melaksanakan pengontrolan atau pengawasan area penangkaran mutiara milik PT TOM di Perairan laut Desa Dungingis.
“Korban bersama dua rekannya turun ke laut dengan menggunakan perahu Rakit milik perusahaan menuju rumah Apung tempat penangkaran Mutiara, seteleh ketiganya tiba ditempat penangkaran mutiara dan mengikat tali speed boat dirumah apung dimana situasi arus dan gelombang begitu tinggi menyebabkan tali speed dari kapal ke tempat rumah apung atau kapal apung yang berada di tengah laut terputus,” ungkap Kapolres Tolitoli.
“Melihat tali speed boat terputus korban bersama dua rekannya langsung berinisiatif lompat ke laut untuk mengambil tali yang terputus, kemudian dua rekan korban berhasil mendapat tali dan naik kembali ke atas speed boat namun Korban Muhajir tidak berhasil naik ke speed boat, kemudian kedua rekan korban berusaha mencari disekitar area rumah apung dan area speed boat namun tidak di temukan, kemudian rekan korban mencari bantuan dengan cara menghubungi lewat handphone ke manajer perusahaan PT. TOM tentang peristiwa tersebut ,sehingga pihak perusahaan dan karyawan terus mencari korban di pinggir laut dan disekitar TKP” imbuh Kapolres Iqbal.
Usai di temukan oleh Tim SAR Gabungan, jenazah Muhajir karyawan PT.TOM kemudian di bawah kerumah sakit umum mokopido dengan menggunakan Mobil Ambulance untuk di lakukan Visum, kemudian jenasah korban dimandikan dan di kafankan oleh Keluarga korban, untuk selanjutnya di bawa ke Desa Dungingis untuk di lakukan pemakaman oleh keluarga korban. Alam | Tolitoli ***









