19 Orang Pasien Covid-19 di Tolitoli, Dua Diantaranya Terinfeksi “Varian Omicron”

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Memasuki bulan kedua di Tahun 2022 ini, Berdasarkan data dari Surveilans RSUD Mokopido Tolitoli terdapat 1 (satu) orang Laki-laki (32 th) alamat Kelurahan Tuweley Kecamatan Baolan terpaksa harus dirawat intensif akibat terpapar Covid-19.

Sementara itu Juru Bicara satgas penaganan Covid-19 kabupaten Tolitoli Arham A Jacub mengatakan data dari Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli ada sebanyak 19 (Sembilan Belas) orang yang terpapar Covid 19.

“Bulan kedua Tahun 2022 ada 19 (Sembilan belas) orang sedang menjalani perawatan, 1 Orang di rawat Intensif di RSUD Mokopido dan 18 lainnya sedang menjalani perawatan secara Isoman,” Ungkapnya

Lanjut Arham, Dari 18 (delapan belas) orang yang sedang menjalani isolasi mandiri yakni Perempuan (24 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan, Laki-laki (56 th) alamat Kel. Panasakan Kec. Baolan, Perempuan (48 th) alamat Kel. Panasakan Kec. Baolan, Laki-laki (22 th) alamat Desa Timbolo Kec. Tolitoli Utara, Perempuan (29 th) alamat Kel, Panasakan Kec. Baolan, Perempuan (26 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan, Perempuan (24 th) alamat Kel. Panasakan Kec. Baolan, Perempuan (33 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan, Perempuan (19 th) alamat Kel. Baru Kec. Baolan, Laki-laki (37 th) alamat Kel. Baru Kec. Baolan, Laki-laki (26 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan, Perempuan (45 th) alamat Kel. Baru Kec. Baolan, Laki-laki (60 th) alamat Kel. Baru Kec. Baolan, Perempuan (25 th) alamat Kel. Panasakan Kec. Baolan, Laki-laki (26 th) alamat Kel. Tuweley Kec. Baolan, Laki-laki (30 th) alamat Kel. Nalu Kec. Baolan, Perempuan (37 th) alamat Kel. Baru Kec. Baolan; dan Laki-laki (25 th) alamat Kel. Baru Kec. Baolan.

“Di antara 18 orang yang menjalani isolasi mandiri tersebut, terdapat 2 (dua) orang yang dapat dipastikan mengidap virus Covid-19 varian Omicron, di mana akurasi hasil pemeriksaan sampel swab kedua pasien dilakukan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Jakarta dengan menggunakan metode pemeriksaan S-gene Target Failure (SGTF) probable omicron mencapai 90 %,” Beber Arham.

Ia menambahkan, Penambahan kasus Covid-19 serta masuknya varian Omicron di daerah kita, harus disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan, bagi yang belum divaksin agar segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 serta bagi mereka yang sering beraktivitas di ruang-ruang publik diimbau agar lebih berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. ***

Rilis Juru Bicara
SATGAS
PENANGANAN COVID-19
Kabupaten Tolitoli,
ARHAM A. JACUB

Pos terkait

banner 468x60