Cegah Banjir Susulan, Bupati Bersama TNI/Polri Ajak Masyarakat Bersihkan Halaman Rumah Dari Sampah

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat tanggap darurat yang dilaksanakan pada hari kamis, Bupati Tolitoli Hi Amran Hi Yahya bersama unsur Forkopimda melaksanakan kerja bakti masal yang dipusatkan di kelurahan Panasakan.

Dari pantuan Media di lapangan forum komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) sejak dimulainya kegiatan kerja bakti berkeliling untuk memantau kesiapan masing masing kelurahan, kecamatan, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, Tokoh pemuda, Tokoh agama dan masyarakat membersihkan halaman rumah, kantor masing masing.

Setelah melakukan pemantauan di berbagai titik lokasi, termaksud meninjau langsung kondisi sungai Lembe, Forum Komunikasi pimpinan Daerah langsung berpencar untuk memimpin kegiatan kerja bakti masal di masing lokasi lokasi yang sudah di tentukan.

Bupati Tolitoli Hi Amran Hi Yahya yang di temui di lokasi kerja bakti kepada media kabartoday.id mengatakan kerja bakti masal di hari Jumat ini untuk mengantisipasi banjir didalam kota, khususnya di wilayah kecamatan Baolan yang setiap musim penghujan tiba selalu menjadi langganan banjir hingga meluap ke badan jalan.

“Hari ini kami dari pemerintah daerah dan Forkopimda turun kejalan secara langsung untuk ikut dan mengajak masyarakat bersama sama membersihkan halaman rumah dan saluran air yang tersumbat akibat sampah,” Ungkap Bupati Tolitoli.

Lebih jauh orang nomor satu di kabupaten Tolitoli menyampaikan bahwa kehadiran Forkopimda bukan hanya datang untuk memerintah saja, tetapi kami hadir secara langsung ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami ada bersama masyarakat ikut memegang pacul, Skop, Sapu untuk membersihkan sampah yang dapat menghambat jalannya air.

“Hari ini kami turun kejalan bukan sekedar seremonial saja tetapi untuk mengajak masyarakat ikut membersihkan halaman rumahnya masing masing,” kata Bupati.

“Mari kita jaga bersama kebersihan kota Tolitoli dengan cara jangan buang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air, karena di bulan November dan Desember adalah puncak musim hujan,” Kata Bupati Tolitoli mengutip bahasa Kepala BMKG Sultan bantilan.

Diakhir Hi Amran Hi Yahya berharap gerak cepat serta tindakan nyata dan kepedulian kita bersama ini akan membawa dampak yang lebih baik, sehingga mengurangi genangan air, dan banjir saat musim penghujan tiba.
 
“Sesuai dengan slogan pemerintah daerah “Gotong Royong” diharapkan kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga Tolitoli,” Tutupnya. ***

Pos terkait

banner 468x60