“Kedapatan Jual Elpiji Diatas HET” Ir. Muh Nur Munawar: Kita Tindak Tegas

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam rangka Mengantisipasi kelangkaan,.serta antrian dan kenaikkan harga Elpiji 3 Kg di wilayah kabupaten Tolitoli pemerintah Kabupaten Tolitoli mengelar rapat di Aula Suwot Pollimpungan Kantor Bupati Tolitoli, Kamis (16/6/2022) Pagi.

Rapat mengantisipasi kelangkaan, antrian dan kenaikan harga LPG 3 Kg diwilayah kabupaten tolitoli di pimpin langsung oleh Bupati Tolitoli yang di wakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir. Muh Nur Munawar, dan di dampingi kepala bagian Perekonomian dan SDA Muhammad Muker S. Sos, bersama yang mewakili kabag OPS Iwan L dan dihadiri satuan Polisi Pamong praja, para camat sekabupaten Tolitoli, para Lurah dan Kepala Desa se kabupaten Tolitoli.

Dalam rapat tersebut, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir. Muh Nur Munawar menyimpulkan hasil keputusan rapat masih banyak ditemukan di lapangan di semua wilayah pendistribusian belum tepat sasaran, dan harga gas yang tidak sesuai dengan SK Bupati.

Bacaan Lainnya


“Dari 103 Desa yang ada di kabupaten Tolitoli masih banyak ditemukan desa yang belum memiliki pangkalan, pendistribusian di masing-masing desa yang sudah memiliki pangkalan terkadang terjadi keterlambatan pendistribusian dari agen ke pangkalan, sehingga masyarakat menengah kebawah yang membutuh Gas Elpiji 3 Kg harus membeli keluar desa,” Ungkap Ir. Muh Nur Munawar.

Lanjut Ir. Muh Nur Munawar menjelaskan melalui rapat ini semua permasalahan yang ada dilapangan bisa segera teratasi dan tepat sasaran.

“Setiap masalah dilapangan saya harapkan bisa ada solusi dan jalan keluarnya, sehingga penyalurannya bisa tepat sasaran,” kata Ir. Muh Nur Munawar

Ia menambahkan pemerintah daerah akan membentuk tim terpadu pengawasan dan penerbitan BBM dan LPG 3 kg di tingkat kecamatan, kemudian data yang dari kecamatan akan dijadikan rujukan ke depan sebagai data base yang merupakan objek atau sasaran dari pada LPG 3 Kg.


“Dimana data base ini akan dikembalikan pada aturan dan OPD yang berhak mengeluarkan data kemiskinan (dinas sosial). Nantinya sumber datanya adalah DTKS (data terpadu Kesejahteraan sosial),” Beber Ir. Muh Nur Munawar.

Maka Dari Itu Ir. Muh Nur Munawar
dalam rapat menekankan untuk tertibnya pendistribusian dan penggunaan gas LPG 3 kg sesuai ketentuan yang berlaku, yang mana setiap pengusaha sub penyalur atau pangkalan LPG tabung 3 kilo wajib memasang papan nama dan mencantumkan harga eceran tertinggi LPG 3 kg di tempat penyaluran atau pangkalan yang mudah diketahui umum.

“Saya menginstruksikan kepada pihak-pihak ASN, TNI, Polri, pengusaha restoran /cafe dan Rumah Makan permanen serta Hotel agar tidak menggunakan gas LPG 3 kg, dan harus beralih menggunakan gas LPG bright gas 5,5 Kg atau 12 Kg, dan kepada pihak pangkalan LPG 3 Kg agar tidak melayani masyarakat melakukan pembelian gas LPG 3 kg lebih dari satu tabung pada setiap kali pembelian,” Tegasnya.

Ia menegaskan bahwan gas LPG bersubsidi 3 Kg hanya dapat dijual pada pangkalan LPG dan tidak dapat dijual selain pada pangkalan.

“Bagi pengusaha kios yang terbukti menjual gas elpiji 3 kg akan diberikan sanksi pernyataan tabung gas 3 kg serta di proses hukum yang berlaku. Yang mana bagi pangkalan yang terbukti menjual kepada pihak yang dimaksud pada poin 2 akan diberikan sanksi berupa pencabutan izin usaha pangkalan serta dilakukan proses hukum yang berlaku, serta pangkalan yang terbukti menjual LPG bersubsidi 3 kg dengan harga di atas akan diberikan sanksi pencabutan izin usaha pangkalan,” Pungkas Ir. Muh Nur Munawar.

Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian dan SDA kabupaten Tolitoli menjelaskan jumlah total pangkalan keseluruhan yang ada di Kabupaten Tolitoli berjumlah 379 pangkalan yang tersebar di 10 kecamatan.

Inilah daftar nama nama pangkalan yang tersebar di sepuluh (10) kecamatan:

– Kecamatan dampal Selatan berjumlah 24 pangkalan.
– Kecamatan baolan berjumlah 146 pangkalan.
– Kecamatan Galang 76 pangkalan.
– Kecamatan Basidondo 22 pangkalan.
– Kecamatan Dakopemean 18 pangkalan.
– Kecamatan dampal Utara 17 pangkalan.
– Kecamatan Dondo 28 pangkalan.
– Kecamatan lampasio 12 pangkalan.
– Kecamatan ogo Deide 17 pangkalan dan
– Kecamatan Tolitoli Utara 19 pangkalan. ***

Pos terkait

banner 468x60