Buol, Sulteng Kabartoday.id – Pengunaan BBM milik PT Rafe Mandiri Perkasa (RMP) di lokasi Penambangan emas berkedok tambang Galian C yang beroperasi hampir dua bulan di desa Bodi, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol, diduga kuat mengunakan BBM ilegal.
Hal tersebut diperkuat dengan hasil konfirmasi media ini ke beberapa pihak mulai dari SPBU, Depot Terminal BBM Pertamina Tolitoli dan PT Meta Indah Mandiri (MIM) sebagai agen BBM industri juga beralamat di Tolitoli.
Dari hasil konfirmasi pihak PT. MIM mengaku tidak ada nama PT. RPM mengorder ataupun melakukan pembelian BBM industri di tempatnya.
“Sampai hari ini tidak ada data pembelian dari Perusahaan PT Rafe dalam pengambilan BBM Industri jenis Solar di kita. Mungkin mereka (PT RMP) beli Dexlite di SPBU,” jawab direktur dengan singkat sambil mengakhiri konfirmasi.
Senada juga disampaikan, Moh Rizal selaku P3 di Terminal BBM Pertamina Tolitoli (T.BBM Tolitoli) mengatakan tidak ada daftar nama perusahaan PT RMP membeli secara langsung di Terminal BBM Tolitoli.
“Tidak ada nama Perusahaan PT. Rafe yang membeli BBM secara langsung di Terminal BBM Tolitoli (T-BBM, Tolitoli) pak, bisa jadi mereka “PT Refe” melakukan pembelian BBM di depot Gorontalo,” jelas Rizal.
Begitu pula dengan jawaban dari pihak salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Buol yang meminta namanya tidak di mediakan, mengatakan tidak ada nama PT. RMP dalam faktur pembelian BBM industri
“Rafe tidak pernah membeli BBM Industri di SPBU kami” Singkatnya.
Sementara itu direktur PT RMP, Hariyanto yang di konfirmasi melalui WhatsApp terkait penggunaan BBM untuk menjalankan sejumlah alat berat jenis excavator di lokasi WIUP Bebatuan atau galian golongan C miliknya belum merespon.
Dan hingga berita ini di tayangkan Pemilik perusahaan PT Rafe Mandiri Perkasa Hariyanto jug belum memberikan jawaban konfirmasi ***TIM***









