Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – KPU Kabupaten Tolitoli , Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 50 orang PPK SE Kabupaten Tolitoli selama tiga hari terhitung sejak tanggal 11 sampai dengan 13 Juni 2024, di Hotel Mitra Utama Selasa (11/06/2024).
Kegiatan Bimtek Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terkait Pemuhatiran Data Pemilih (PDP) dan Pengunaan Aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli secara resmi dibuka oleh Ketua KPU Tolitoli.
Ketua KPU Tolitoli dalam sambutanya mengucapkan selamat datang kepada Komisioner KPU, Sekertaris KPU, Seluruh Kabag, PPK dan anggotanya.
“Ada sekitar 50 orang PPK yang mengikuti Bintek Pemuhatiran Data Pemilih Dan Pengunaan Aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH),” ungkap Junaidi.
Lanjut Ia menuturkan, untuk kabupaten Tolitoli sendiri.ada 10 kecamatan, terdiri dari 103 Desa dan 6 kelurahan, dan di tiap kecamatan terdapat 5 orang PPK.
Pelaksanaan Bintik menurut Ketua KPU Tolitoli Junaidi, ini dimaksudkan agar PPK agar bisa lebih bekerja dengan penuh integritas, loyalitas, koordinasi dan komunikasi yang efektif diwilayahnya masing-masing dalam proses Pemuhatiran data dalam tahapan Pilkada.
“Selalu lakukan komunikasi dan koordinasi secara berjenjang apabila terjadi persoalan di wilayahnya masing masing mulai dari PPS ke PPK dan selanjutnya PPK ke KPU,” kata Junaidi.
Lebih jauh kata Junaidi menuturkan PPK, dalam Pilkada serentak 2024 menjadi ujung tombak dalam Pemilihan kepada daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli.
“Saya harapkan, kepada seluruh PPM untuk laksanakan tugas sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku. Saya yakin rekan-rekan PPK mempunyai kompetensi, kapasitas, integritas sebagai penyelenggara. Mulai sekarang kalian harus persiapkan diri,” Ungkapnya.
Ada beberapa tugas menurut Junaidi yang tengah berproses dalam tahapan pilkada salah satunya adalah pemutakhiran data pemilih akan dilaksanakan sampai tanggal 23 September 2024, termasuk melakukan sosialisasi Pilkada diwilayahnya.
“Saya juga mengharapkan PPK dapat memberikan contoh bagi teman teman lainnya dalam bekerja, serta melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan yang tidak lain adalah pemerintah daerah,” ucapnya.
“Kepada rekan rekan PPK yang perlu diketahui, bahwa dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024, jauh berbeda dengan Pilpres dan legislatif. Karena dalam pilkada banyak sekali tantangan serta gesekan yang bisa terjadi dilapangan, jadi saya berharap PPK bisa selalu menanggapi dengan tenang dan kepala dingin,” pungkasnya. ***









