Patut Dicontoh, Satu Anggota Satgas TMMD Ke-118 Kodim 1305/BT “Agama Hindu” Rehab Mesjid Nurul Iman

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Renovasi bangunan mesjid Nurul Iman di desa Galumpang, Kecamatan Dakopamean, Kabupaten Tolitoli menjadi Tontonan tersendiri dari warga masyarakat desa Galumpang salah satunya adalah Budi (35).

Pasalnya, renovasi bangunan Mesjid Nurul Iman ini dikerjakan oleh seorang Prajurit TNI Manunggal Membangun Desa yang merupakan seorang yang beragama Hindu.

Budi kepada media menyampaikan rasa penasaran, terkejut dan salut kepada salah satu anggota satgas yang juga merupakan ketua tim pembangunan Renovasi mesjid dan Mushola ternyata adalah seorang yang beragama Hindu.

“Saya merasa kaget sekaligus bangga kepada seorang anggota TNI yang beragama Hindu mau membangun Mushola, dan melakukan renovasi mesjid, ini sangat jarang terjadi dan sekaligus menjadi bukti nyata bahwa di wilayah kabupaten Tolitoli yang kita cintai ini tidak ada memiliki perbedaan suku dan agama. Semua ini membuktikan walaupun berbeda agama, dirinya masih peduli terhadap mesjid,” ungkap Budi.

Bacaan Lainnya

 

Lanjut Budi menyampaikan Slogan TNI dari rakyat dan kembali ke rakyat menjadikan contoh seorang Serma Made dalam menjaga silaturahmi antar umat beragama sangat begitu besar

“Ini semua menandakan bahwa siapapun manusia dimuka bumi ini sama dimata Tuhan, begitu pun juga yang dilakukan Serma Made tidak ada batasan antara umat muslim dan agama lain, apa lagi untuk membangun. apa yang dilakukannya merupakan suatu penghormatan dan penghargaan yang patut di contoh, Saya berharap ,Apa yang telah ditunjukkan oleh Serma Made bisa menjadi contoh buat kita semua untuk saling menghormati antar sesam Pemeluk agama, “tidak ada perbedaan yang khusus antara muslim dan Non Muslim,” Pungkasnya.

Sementara itu, Dan SSK Letda Inf Suyadi yang di temui media ini mengatakan setiap adanya kegiatan Program TMMD yang dilaksanakan kodim 1305/BT, Serma Made selalu menjadi ketua tim dalam pembangunan rumah ibadah.

“Selama Adanya program TMMD berlangsung, Serma Made sudah banyak membangun rumah ibadah, mulai dari Gereja, mesjid Mushola, dan bangunan sekolah dirinya yang selalu di tunjuk oleh Dansatgas untuk bertanggung jawab dalam pembagunan fisik,” bebernya.

Ia kembali menambahkan, Serama Made juga di Makodim 1305/BT menjadi salah satu prajurit yang bisa di katakan bapak pembangunan, dimana dirinya setiap kali ada bangunan yang akan di bangun pasti dirinya dipanggil dan ditunjuk untuk memimpin kegiatan tersebut.

“Kalau dimasyarakat biasa, Serma Made sudah pantas di sebut sebagai kepala tukang yang sangat mahir dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Jadi bagi seorang prajurit TNI, tidak ada perbedaan yang membatasi hanya karena beda agama,” pungkasnya. ***

Pos terkait

banner 468x60