Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Toli-Toli, menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Screening Analisis Lingkungan dan Sosial Partisipatif – Integrated Land Administration, Social, and Participatory Planning (ILASPP) dalam program penegasan batas Desa yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapedda Kabupaten Toli-Toli, Selasa (09/12/2025).
Dari informasi yang berhasil di himpun media ini, Acara pembukaan Bimtek melalui sambungan konferensi video (Zoom Meeting) bersama Kabupaten Donggala tersebut akan berlangsung selama 4 hari ini yang di hadiri oleh Perwakilan Dirjen Bina Pemerintahan Desa Muhammad Mukti, A.P., M.Si., MH, Kepala DPMD provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Bapedda Kabupaten Tolitoli Hi. Salman Hi. Yahya, SH, Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Tolitoli, Camat se-kabupaten Tolitoli, OPD terkait Kordinator Kabupaten warga Desa sebagai pengumpul data lapangan yang terdiri dari 26 peserta bimtek.
Kegiatan ini juga merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah dalam menciptakan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas Wilayah antar Desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tolitoli Samsuh, S.Ag.,M.Si dalam sambutannya menekankan kegiatan ini juga merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah dalam menciptakan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas Wilayah antar Desa, serta pentingnya aspek lingkungan dan sosial dalam proses penentuan batas Desa.
“Percepatan proyek Penegasan Batas Desa, yang didorong oleh Kemendagri melalui skema ILASPP, tidak hanya membahas titik koordinat, tetapi juga melibatkan potensi konflik sosial dan dampak lingkungan yang akan mungkin timbul,” Ungkapnya.
Proses ILASPP (Integrated Land Administration, Social, and Participatory Planning) kata Samsuh bertujuan untuk memastikan bahwa penentuan batas desa dilakukan secara partisipatif, transparan, dan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan serta dinamika sosial dimasyarakat setempat.
“Hal ini penting dilakukan agar dapat mencegah sengketa batas di masa mendatang. Target kami, seluruh desa yang berada di wilayah kabupaten Tolitoli harus sudah ada memiliki kejelasan status dan peta batas wilayah yang sah secara hukum,” Ungkapnya.
Ia menambahkan, “nantinya setelah Proses ILASPP Ini akan mempermudah perencanaan pembangunan desa yang terstruktur dan inklusif di masa mendatang,” Tutupnya.
Sementara itu Bupati Tolitoli Hi Amran Hi Yahya dalam sambutan saat membuka kegiatan bimtek pertama tama menyampaikan selamat datang dan ucapan terimakasih kepada Tim Dirjen Bina Pemdes Dalam Negeri dalam memberikan semangat serta arahan dalam upaya penegasan batas desa yang proses membutuhkan ketelitian, integritas, serta sinergi lintas sektor.
“Melalui pelaksanaan ILASPP Saya mendorong tersusunnya batas desa yang jelas, akurat, berkeadilan, serta memperhatikan kondisi lingkungan dan sosial di masyarakat,” Kata Bupati.
Untuk itu menurut Hi Amran Hi Yahya Dukungan dan pendampingan dari kementerian dalam negeri sangat penting, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesua dengan teknis dan regulasi yang dapat menghasilkan data yang sah serta dapat di pertanggung jawabkan.
“Ini merupakan ruang koordinasi yang produktif sekaligus memperkuat hubungan kerjasama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas tata kelola desa dan ketetapan perencanaan pembangunan di Kabupaten Tolitoii kedepannya,” tutup Bupati ***
Tertib Administrasi, DPMD Tolitoli Bersama Dirjen Bina Pemerintahan Desa Gelar Bimtek ILASPP









