“TNI dari Rakyat”, Prajurit Kodim 1305/BT Bantu Masyarakat Lakukan Pembongkaran Rumah di Bantaran Sungai Lembe

Tolitoli Sulteng | Kabartoday.id – TNI secara rutin terlibat dalam kegiatan bersama pemerintah daerah, instansi lainnya dan kepolisian untuk menertibkan dan membongkar bangunan liar yang berdiri di daerah Aliran Sungai (DAS).

Kegiatan yang di lakukan Prajurit Kodim 1305/BT dalam rangka program normalisasi sungai, pencegahan banjir, dan penataan kawasan, dengan tujuan mengembalikan fungsi asli sungai.

Dukungan Program Pemerintah kata Dandim 1305/BT Letkol inf Aryanto Rolando S.I.P Keterlibatan TNI merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah dan program penataan sungai Lembe yang kerap kali menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba.

“Peran Personel TNI AD Kodim 1305/BT terutama Babinsa di tingkat paling bawah, Dari awal sosialisasi hingga adanya kegiatan normalisasi sungai hanya untuk membantu masyarakat dalam melakukan proses pembongkaran lebih cepat dan lancar, tetapi tetap berkoordinasi dengan pihak berwenang,” Ungkap Dandim.

Lanjut Aryanto Rolando menyampaikan, Selain mendampingi Masyarakat dalam pembongkaran warga, anggota TNI kodim 1305/BT juga membantu mengumpulkan dan menyusun sisa bahan bangunan yang bisa di pergunakan kembali.

“Tujuan utama dari kehadiran TNI di lokasi Pembongkaran rumah ini, agar pekerjaan Normalisasi sungai bisa cepat selesai, terutama masyarakat pemilik rumah yang terkena dampak pembongkaran tidak merasa bekerja sendirian, Karena jati diri TNI sebagai entitas yang berasal “dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat,”Ucapnya.

Lebih jauh Dandim juga menyampaikan, kegiatan normalisasi sungai dan pembongkaran rumah warga yang berada di Daerah Aliran Sungai sebagai bentuk antisipasi terhambatnya aliran air yang dapat menyebabkan lupaan air sungai yang masuk kerumah warga bahkan hingga kejalan raya.

“ini dilakukan agar aliran air tidak terhambat dan dapat mengalir dengan baik, sehingga dapat mencegah atau mengurangi risiko banjir di masa mendatang, yang terpenting adalah saya sangat bangga dan memberikan rasa hormat kepada masyarakat Tolitoli yang terkena dampak pembongkaran mempunyai kesadaran, kedewasaan dan menunjukkan rasa kepeduliannya terhadap sesama,” Tuturnya.

“Saya sangat bangga kepada masyarakat Tolitoli yang selalu berfikir positif dan tidak harus saling berbenturan dengan aparat setiap kali ada eksekusi lahan, inilah contoh bahwa kabupaten Tolitoli bukan hanya milik segelintir orang melainkan milik semua orang Tolitoli dengan kepedulian yang besar,” Tutupnya. ***

Pos terkait

banner 468x60