1 Mei 2024, Harga Baru Beras SPHP Menjadi 11.000/kg

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Harga beras jenis medium SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ada mengalami kenaikan menjadi Rp11.000/kg sejak per 1 Mei 2024.

Hal tersebut di sampaikan langsung pimpinan Babang Perum BULOG Tolitoli A.B. Mukti Wibowo kepada Media Kabartoday.id Jumat (03/05/2024) siang.

“Harga beras medium SPHP yang tadinya sebesar Rp 9.950/Kg saat ini naik menjadi Rp 11.000/Kg Af gudang Bulog. Sedangkan untuk harga eceran tertinggi (HET) di tingkat pengecer atau pedagang yang tadinya Rp. 10.900/kg menjadi Rp. 12.500,” kata A.B Mukti Wibowo.

Ia mengatakan, perubahan harga beras jenis medium SPHP itu berdasarkan surat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia Nomor 142/TS.02.02/K/4/2024 tertanggal 29 April 2024.

“Jadi Perlu diketahui penugasan SPHP Beras Tahun 2024 BULOG hanya sebagai eksekutor untuk penjualannya,” ucapnya.

“Yang jelas, HET terbaru ini sudah dilakukan berbagai kajian yang kuat dari Bapanas. Seperti naiknya harga gabah ditingkat petani, dan dari pertimbangan produksi nasional,” Ungkapnya.

A.B Mukti juga menuturkan untuk kondisi kesiapan stok beras kualitas medium saat ini masih aman untuk beberapa bulan kedepan.

“Jadi, saat ini kami juga akan melakukan pembelian beras dari petani sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. Saya juga berharap agar para petani mau menjual berasnya di perum Bulog,” harapnya.

Kemudian, kata Orang Nomor satu di BULOG Tolitoli menuturkan untuk beras cadangan beras pemerintah (CBP) bantuan pangan yang akan di distribusikan di dua kabupaten Buol -Tolitoli pada bulan Mei ini masih kondisi aman.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi beras di gudang Bulog Buol – Tolitoli saat ini masih sangat mencukupi, terlebih lagi harga beras di pasaran saat ini cenderung muai turun, apalagi sebagian wilayah tanah air khususnya di kabupaten Tolitoli sudah memasuki musim panen.

“Jadi untuk distribusi beras serta ketersediaan pasokan di pasaran tradisonal dan pasaran umum untuk sekarang stoknya masih aman dan tersedia, sehingga tidak akan dapat memicu lonjakan harga beras lebih tinggi yang diakibatkan dari kenaikan harga HET pemerintah,” katanya.

Diakhir A.B Mukti Wibowo juga menuturkan kesiapan stok beras di gudang Bulog Buol – Tolitoli hingga Idul Adha 1445 Hijriah, bisa di pastikan aman.

“Hari Raya Idul adha 1445 Hijiriah mendatang stock cadangan beras Bulog aman Stok beras, untuk di gudang Kalangkangan tersedia 240 Ton, gudang Nopi 673 Ton, gudang 
Bangkir 472 Ton dan gudang Bokat 534 Ton, jadi Total stock ada 1.919 Ton. Saya juga perlu menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu merasa risau terhadap ketersediaan beras,” pungkasnya. ***

Pos terkait

banner 468x60