BULOG Tolitoli Siap Serap Jagung Milik Petani, “Asal Sesuai Dengan Kualitas”

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Demi menjaga harga jagung di tingkat petani dengan baik, perum Bulog Tolitoli, provinsi Sulawesi Tengah berencana melakukan penyerapan jagung petani di wilayah Buol Tolitoli.

Tujuan penyerapan yang dilakukan ini untuk membantu petani dalam menjaga stabilisasi harga jagung saat musim panen.

“Terdapat dua skema yang akan dilakukan Bulog Tolitoli yakni membeli jagung ke petani kemudian dijual kembali (By Self) dan membeli jagung kemudian dijadikan stok di gudang (By Stock),” ungkap Pimpinan Cabang Bulog Tolitoli A.B Mukti Wibowo, Jumat (03/06/2024) pagi

Lanjut ia mengatakan Kita dari BULOG siap untuk membeli jagung milik petani yang sudah kering dan pipilan dengan HPP 5000 perkilo.

Bacaan Lainnya

 

“Intinya, sepanjang sesuai dengan kualitas dan ketentuan, Insyaallah kita akan serap jagung milik petani,” Kata Orang nomor satu di Bulog Tolitoli.

Lebih jauh ia menjelaskan, penyerapan jagung ini sesuai dengan permintaan dari Menteri pertanian untuk meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) agar segera bergerak melakukan penyerapan dengan HPP di atas 5 ribu. Sekaligus dapat mengoptimalkan harga jagung, terkait pemberlakuan harga pembelian pemerintah (HPP) dengan menetapkan harganya sebesar Rp 5.000.

“Seperti yang disampaikan Mentan Bulog diminta agar menyerap dengan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) di atas 5 ribu perkilo. Jadi tolong Bulog segera bergerak,” ujar A.B Mukti Wibowo mengutip permintaan Mentan saat melepas ekspor perdana komoditas jagung ke Filipina di Provinsi Gorontalo, Rabu, 29 Mei 2024.

“Intinya penyerapan jagung ini bertujuan untuk menstabilkan harga jagung, dan jangan biarkan petani jalan sendirian. Harga 3.800 itu dibawa HPP. HPP kita adalah 5 ribu sekarang. Artinya kita jangan menzalimi petani kita. Kita sendiri sengaja ingin mendzolimi dan membiarkan pangan kita impor. Itu secara tidak langsung dzolim terhadap petani, Pak,” Pungkasnya. ***

Pos terkait

banner 468x60