Kodim1305/BT, Sulteng | Kabartoday.id -Kegiatan membajak sawah bukan hanya serta merta bertujuan untuk mengemburkan lahan yang akan ditanam, namun ada maksud dan manfaat daripada membajak sawah sebelum melakukan penanaman khususnya pada tanaman padi.
Babinsa Koramil 1305-11/Galang Kopda Nasri kepada media ini menjelaskan pembajakan sawah sangat bermanfaat untuk membersihkan gulma atau rumput liar, serta dapat menambah unsur organik.
“Hal ini berkaitan dengan gulma yang telah tereleminasi sebelumnya saat dibajak. Karena otomatis gulma akan terbenam dalam sawah dan bercampur dengan tanah, akan menambahkan bahan organik bagi tanah,” ungkap Kopda Nasri.
Lanjut ia menambahkan Manfaat yang paling penting dalam membajak sawah adalah dapat menghambat pertumbuhan hama dan penyakit, karena jika lahan sawah atau tanah tidak dibajak dan langsung ditanam begitu saja maka sudah pasti pertumbuhan hama dan penyakit begitu banyak.

“Dengan membajak sawah sudah pasti akan dapat mengurangi resiko pertumbuhan hama dan penyakit,” Pungkasnya Kopda Nasri usai bajak sawah.
Selanjutnya ditempat terpisah Komando Kodim 1305/BT Letkol Inf Lawdewick Brucelee Karthnie, S.Sos melalui Plh. Danramil 1305-11/Galang Peltu Joko Harianto menjelaskan pemanfaatan lahan kosong bekas Asrama Tua Kipan C Yonif 711/Rks di Desa Kalangkangan yang di kelola oleh Babinsa Koptu Nasri dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah kodim 1305/BT.
“Pengelolaan lahan kosong yang dilakukan Kopda Nasri sudah dilakukan selama bertahun tahun, untuk hari ini Senin (14/11/2022) Babinsa Kopda Nasri kembali mengolah sawah seluas 80 Are dengan menggunakan Hand Traktor,” Kata Plh. Danramil 1305-11/Galang Peltu Joko Harianto.
Menurut Plh. Danramil 1305-11/Galang Peltu Joko Harianto, kehadiran Hand Traktor sangat membantu petani dalam bercocok tanam. Terutama dalam hal membajak sawah sebelum memasuki persiapan untuk penanaman padi
“Untuk itu, dalam menghadapi musim tanam, sangat diperlukan Alsintan jenis (Hand Traktor) guna mempercepat pengolahan lahan dan percepatan tanam padi di wilayah kecamatan Galang. Sedangkan untuk pengoperasian Hand Traktor yang dilakukan Kopda Nasri sudah sangat mahir, dan ini juga sebagai bentuk motivasi kepada masyarakat sekitar agar mau memanfaatkan lahan tidur sebagai lahan produktif yang dapat meningkatkan perekonomian,” Pungkasnya. ***









