Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi.
Untuk itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dinas Koperasi UMKM Kab. Tolitoli menyelenggarakan acara Pelatihan Branding Produk dan Pelatihan High Pressure Luminate (HPL), bertempat di Aula Hotel Mitra Utama, pada Rabu, (09/07/2025), Pukul, 09.00 Wita.
Acara yang diagendakan berlangsung selama 4 (Empat) Hari kedepan diikuti oleh 80 Peserta yang terdiri dari 40 Pelaku UMKM dan 40 Pelaku HPL yang berada di Kec. Baolan dan Kec. Galang.
Serta turut pula dihadiri oleh Jajaran Dinas Koperasi, UKM Provinsi Sulawesi Tengah dan Plt. Kepala Dinas Koperasi UMKM Kab.Tolitoli beserta Jajaran Para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemda Tolitoli, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporan tertulis Kepala Dinas yang di bawakan oleh Sekertaris Dinas Koperasi, UKM Provinsi Sulawesi Tengah, Drs, Imran, M.M mengatakan bahwa kegiatan pada kesempatan ini sangat penting dalam meningkatkan daya saing produk Koperasi dan UKM di Pasaran. Dengan brending yang kuat, produk kita dapat dikenal dan diingat oleh konsumen.
Saat ini kita berada di Era Digital yang memungkinkan kita untuk memasarkan produk secara online. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk Koperasi dan UKM. Besar harapan seluruh Peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang Brending produk yang efektif, serta dapat meningkatkan penjualan produk yang dihasilkan. ‘Tutupnya.”
Sementara itu, sebelum membuka dengan resmi kegiatan pada kesempatan ini, Bupati Tolitoli dalam sambutan yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekertariat Daerah Kab. Tolitoli, Ir. Moh. Akbar Syah, M.Si, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas terkait yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.
Semoga acara yang berlangsung selama beberapa hari kedepan memberikan manfaat yang besar terutama dalam mendorong Pemberdayaan ekonomis masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Branding Produk merupakan kunci untuk meninggalkan daya saing dan keberlangsungan usaha di tengah Pasar yang kompetitif.
Brending bukan hanya sekedar membuat Logo atau kemasan menarik, tetapi membangun identitas, kepercayaan dan nilai tambah dari sebuah Produk dimata Konsumen. Tutupnya. ***









