Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – KPU Kabupaten Tolitoli mengelar Evaluasi Pelaksanaan Coklit dan Persiapan pembentukan TPS Lokasi Khusus (Loksus) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Di kabupaten Tolitoli Tahun 2024. di Hotel Mitra Utama, Kamis (25/07/2024).
Acara ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024, di hotel Mutra Utama Tolitoli (25/07/2024) Siang.
Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Tolitoli, Nasrin mengatakan Rapat ini di gelar selama tiga hari, dan bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang telah dilakukan serta mempersiapkan pembentukan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lokasi khusus untuk Pilkada serentak Tahun 2024.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memastikan kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024, khususnya di lingkungan Lapas, sehingga para penghuni dapat turut serta dalam menggunakan hak pilih mereka,” Ungkap Nasrin
Sementara itu, Sementara itu Kepala lembaga pemasyarakatan Kelas IIB Tambun Ishak SH MH saat dikonfirmasi konfirmasi awak media mengatakan Rapat evaluasi dan Lokasi Khusus untuk Warbinpas yang ada di kelas IIb tambun ini.pihak selalu berkoordinasi dengan KPU dan kepada pimpinan yang lebih tinggi.
“Untuk saat ini lapas kelas IIB Tambun di huni oleh 300 warga Binaan yang juga mempunyai hak pilih dalam pemilihan kepala daerah, dan semua Warbinpas sudah dilakukan Coklit oleh KPU,” ungkap Ishak.
Lanjut ia menambahkan terkait jumlah Warga Binaan yang ada dilapas ini setiap minggunya kami lakukan pendaatan dan laporan sehingga nantinya saat pemilihan berlangsung jumlah warga binaan mempunyai hak pilih.
“jadi data hari ini saya belum bisa sampampaikan secara detail, hal ini dikarenakan setiap saat ada Warga binaan yang keluar (Bebas) dan masuk, dan sesuai informasi bahwa wajib pilih di 1 TPS berjumlah 600, jadi untuk di lapas kelas IIb tambun 1 TPS” bebernya.
Terakhir menurut Ishak, Berkaitan dengan Coklit kami terus menyampaikan perkembangan jumlah warga binaan kepada penyelenggara pemilu hal ini dikarenakan jumlah Warga binaan bisa berubah sewaktu waktu.
“saya juga telah menghimbau kepada seluruh pegawai lapas untuk tetap menjga netralitas dalam pilkada 2024 ini,” pungkasnya. ***









