“Mahalnya Seragam Sekolah” Anak Indah Riana Pilih Berhenti, Kejari Tolitoli Berikan Bantuan

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Kampanye Anti Korupsi melalui Forum Group Discudssion (FGD) yang digelar kejaksaan Negeri Tolitoli bertempat di Hotel Bumi Harapan Kamis kemarin ternyata tidak berhenti sampai pada pertemuan saja.

Baru baru ini, melalui postingan Facebook akun ambo Umang terkait adanya anak yang bernama Indah Riana yang baru lulus dari sekolah menengah pertama (SMP) Negeri tidak bisa melanjutkan sekolah akibat mahalnya biaya seragam sekolah mendapat perhatian serius dari kejaksaan negeri Tolitoli.

Untuk menindak lanjuti kampanye anti Korupsi melalui Forum Group Discudssion (FGD), kejaksaan Negeri Tolitoli langsung menyambangi kediaman Indah Riana untuk memastikan hal yang lagi ramai dibicarakan.

Dari pantauan awak media dilapangan Sabtu (20/07/2024) pagi setibanya dialamat yang dimaksud, Kepala kejaksaan Negeri Tolitoli Albertinus Parlinggoman Napitupulu. SH., MH didampingi ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Tolitoli beserta seluruh jajarannya dan kepala sekolah SMKN 1 Tolitoli langsung berjalan kaki dan menyusuri lorong menuju di kediaman bapak indah Riana.

Dihadapan keluarga bapak Indah Riana, Kepala kejaksaan Negeri Tolitoli Albertinus Parlinggoman Napitupulu mengatakan maksud dan tujuan kedatangannya untuk memastikan terkait postingan di media sosial yang sudah viral saat ini.

“Kedatangan kami sebagai bentuk kepedulian kejakasaan Negeri Tolitoli untuk melihat dan mendengar secara langsung dari orang tua wali murid, terkait alasan anak indah Riana tidak melanjutkan pendidikan setelah lulus SMP, ” Ungkap Albertinus Parlinggoman Napitupulu.

Lanjut ia menuturkan sesuai dengan kesepakatan bersama dalam Forum Group Discudssion (FGD) yang di gelar beberapa hari lalu, menjadikan bukti bahwa Kampanye Anti Korupsi yang terus digalakkan kejaksaan Negeri Tolitoli terus berjalan hingga saat ini.

“Dalam Forum Group Discudssion (FGD) telah melahirkan beberapa poin salah satu diantaranya adalah kejaksaan akan selalu memfasilitasi anak anak yang kurang mampu dengan pihak sekolah, agar nantinya anak anak bisa tetap mendapatkan pendidikan bagaimana yang telah disampaikan pemerintah sesuaibdengsn amanat undang undang, dan kedatangan kejaksaan hari ini menjadi bukti nyata dalam menindaklanjuti hasil kuputusan FGD,” Ungkapnya.

Bacaan Lainnya

“Banyak bantuan dari pemerintah serta kemudahan yang telah diberikan agar anak bangsa tetap mengikuti pembelajaran wajib belajar 12 tahun, Salah satunya adalah dengan Beasiswa hingga ke perguruan tinggi,” Tambahnya.

Disinggung awak media terkait anak indah Riana yang telah viral dimedia sosial, Albertinus Parlinggoman Napitupulu menyampaikan jika memang apa yang disampaikan dimedia sosial terkait anak indah Riana ini betul tidak sekolah akibat mahalnya seragam sekolah dan tidak diberikan kemudahan akses, maka kami dari pihak kejaksaan tidak akan pernah main main untuk menindak tegas oknum kepala sekolah yang coba menghambat anak bangsa ingin bersekolah.

“Tapi sayangnya, seperti yang kita dengar sendiri bahwa ananda Indah tidak bersekolah memang akibat mahalnya seragam sekolah, akan tetapi terkait dengan itu semua ternyata anak indah Riana hanya mendengarkan dari temanya bahwa harga pakaian sekolah untuk SMK mahal ditambah lagi pendaftaran harus dengan Online, sedangkan Anak indah tidak memiliki Handphone,” pungkasnya.

Sementara itu kepala sekolah SMK Negeri 1 Tolitoli Mudasir, S.Pd saat ikut bersama rombongan kejaksaan negeri Tolitoli mengatakan bahwa sebelumnya mendatangi rumah kediaman bapak Indah Riana, dirinya terlebih dahulu mengecek secara langsung apakah anak Indah pernah mendaftar di sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 ada atau tidak.

“Saat vidio tersebut telah viral, dan mendapatkan informasi dari kejaksaan negeri, saya langsung memerintahkan kepada ketua panitia penerimaan siswa baru untuk mengecek mana yang dimaksud, ternyata nama Indah tidak pernah mendaftar di SMKN1 Tolitoli,” Bebernya.

Didepan orang tua Indah kata Mudasir, pihaknya meminta kepada pihak keluarga agar anak indah Riana bisa kembali mendaftar ke sekolah SMKN 1 Tolitoli dan pihak sekolah akan memudahkan semua persyaratan termaksud fasilitas khususnya baju seragam.

“Sebenarnya kami berharap anak indah Riana harusnya mendaftar saja, pendaftar yang di buka SMKN 1 Tolitoli Secara Online Dan offline, dan bagi keluarga tidak akan diberikan kemudahan kepada orang tua wali murid, dan saya berharap hari Senin besok anak indah Riana boleh datang kesekolah SMMK,” pungkasnya.

Diakhiri terlihat Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Albertinus Parlinggoman Napitupulu memberikan bantuan sembako menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 kepada orang tua indah Riana, dan memberikan Sejumlah uang secara langsung kepada ananda indah Riana untuk dapat membeli membeli pakaian seragam sekolah. ***

Pos terkait

banner 468x60