DONGGALA, KABARTODAY.ID – Wartawan media online fokusrakyat.net, Jabir, mengadukan tindakan pengancaman yang dialaminya saat melakukan peliputan di Rumah Jabatan Bupati (Rujab) Donggala, belum lama ini.
Peritiwa pengancaman tepatnya terjadi di Jalan Gunung Bale, kecamatan Banawa Induk, Ibukota kabupaten Donggala.
Jabir mengaku pengancaman dan juga kekerasan dilakuakan terhadap dirirnya oleh sekelompok orang yang diduga merupakan kaki tangan dari Bupati Kasman lassa.
Karena merasa terancam, pria akrab disapa Anto tesebut ditemani sejumlah wartawan lainnya mendatangi pihak kepolisisan setempat sekitar pukul 16.15 wita guna melaporkan insiden yang menimpanya.
Laporan resmi diterima oleh polres Donggala, Kamis (01/5/2023) dengan laporan polisi nomor: LP/B/43/VI/2023/SKPT/POLRES DONGGALA/POLDA SULAWESI TENGAH.
“Alhamdulillah semua teman – teman datang untuk memberikan support dalam persoalan yang saya alami di Rujab Bupati Donggala yang diintimidasi dengan kekerasan dalam diri saya, dan juga saya bersyukur ketua Pressroom dan juga pak Heru dan Andika yang mendampingi saya selama diperiksa di Polres Donggala,” pungkasnya.
Menanggapi hal itu sejumlah pekerja pers menyayangkan serta mengecam atas tindakan intimidasi dengan ancaman dan kekerasan terhadap insan pers. Juga berharap aparat penegak hukum dapat memproses laporan tersebut hingga tuntas.
“Kita kawal kasus ini hingga tuntas. Kami tidak akan membiarkan tindakan refresif yang berupaya menghalangi wartawan mendapatkan informasi apalagi sampai melakukan tindakan intimidasi, ancaman bahkan kekerasan,” kata pimpinan media fokusrakyat,net, Firmansyah.
Aksi kecaman juga disampaikan pimpinan media online rajawali.net, Revol. “ Polisi harus menuntaskan kasus telah dilaporkan agar kedepan tidak ada lagi upaya-upaya tindakan kriminal terhadap wartwan terulang,” ujar Revol. (RM)









