Proyek Preservasi Jalan Nasional, Ruas Lingadan- BT.Kota-Silondow- Malala Terus di Pacu

Oplus_131072

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Percepatan Penanganan ruas jalan antar provinsi terus mendapat perhatian serius oleh Kementrian PUPR RI melalui Balai pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIV Sulawesi Tengah.

Dari informasi yang di himpun dilapangan salah satu sumber yang tidak mau di sebutkan namanya kepada media ini menyampaikan saat BPJN sedang melakukan pengerjaan proyek preservasi jalan disejumlah titik di wilayah Kabupaten Tolitoli.

“Ruas PJN 1.3 yang saat ini di kerjakan adalah ruas Libgadan – BT Kota Tolitoli – Silondou- Malala,” Ujarnya, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Paket proyek kata sumber, Pekerjaan Preservasi tidak hanya berfokus pada pengaspalan jalan semata, tetapi ada juga pembangunan tembok penahan longsor.

“Untuk pekerjaan tembok penahan longsor ada beberapa titik yang di kerjakan oleh PT.Widya Rahmad Karya di sepanjang jalan trans sulawesi tahun 2026, dengan waktu pelaksanaan 305 hari,” Bebernya.

“Proyek yang diawasi langsung oleh PJN 1.3 bersumber dari Direktor Jenderal Bina Marga itu menggunakan anggaran APBN sebesar Rp.32,656,548.000,” Tambahnya.

Lanjut ia menuturkan, untuk pekerjaan pengaspalan jalan dan pekerjaan lainnya hingga saat ini progresnya sudah sesuai dengan target yang di rencanakan.

“Saat ini dari data yang ada dari bulan Febuari hingga saat ini peningkatan pekerjaan seluruhnya telah mencapai 50 persen. Kalau di hitung secara keseluruhan dengan item pekrjaan lainnya progres pekerjaan di lokasi kerja sudah masuk 30 persen dan insyallah semua berjalan sesuai target dan akan selesai tepat waktu,” Katanya

Di akhir ia juga menambahkan belum lama ini Kepala Balai PJN Sulawesi Tengah Bambang S Razak ST,M.T beserta TIM dari BPJN XIV secara langsung turun kelapangan untuk monitoring secara langsung proyek pekerjaan yang sedang berjalan di Kabupaten Tolitoli guna memastikan pekerjaan tersebut berjalan sesuai harapan.

Ditempat terpisah Marwan, (45) tahun Warga Lalos mengatakan dengan adanya perbaikan infrastruktur jalan dan antisipasi penanganan longsoran di sejumlah tebing di wilayah Tolitoli sangat berdampak kepada masyarakat pengendara Roda dua dan empat demi kelancaran arus lalulintas dan putaran perekonomian warga.

“Saya berharap kontraktor yang mengerjakan proyek ini lebih mengutamakan mutu kualitas pekerjaan, karena ini semua demi kepentingan publik serta kualitas pekerjaan bisa bertahan lama,” Tutupnya. ***

Pos terkait

banner 468x60